drupal statistics
Diterbitkan pada: Fri, Jan 11th, 2013
: 306 Dibaca
Share   
share :
     

29 Tahun Jadi Penjaga Sekolah, Sutarno Masih Honorer

Gencarnya tuntutan agar pegawai honorer khususnya di dunia pendidikan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) memang tak ada habisnya. Ada yang lolos ada yang tidak. Ada juga yang sudah bekerja selama 29 tahun, tapi tak kunjung diangkat jadi PNS. Sutarno (58) salah satunya.

Bekerja sebagai penjaga sekolah di SDN Mekarjaya 29 Depok sejak 1983, ayah tiga anak ini tak kunjung mendapatkan status baru sebagai PNS. Segala usaha bukan tak pernah dilakukannnya. Dia sempat tiga kali ikut tes masuk menjadi PNS. Tes terakhir tahun 2012 pun tak kunjung membawanya masuk menjadi PNS.

“Saya sering tanya-tanya gimana nasib saya, kok saya gini-gini aja,” katanya saat ditemui depoklikcom, Jumat (11/1).

Honor Rp 700 ribu per bulan yang diterimanya tentu tak seimbang dengan pekerjaan dan tanggung jawab yang harus diembannya. Meski, di akhir tahun ada bonus dari sekolah.

Kekurangannya itu dia siasati dengan mencari pekerjaan sampingan. Sehari-hari dia mengantar jemput anak sekolah. “Lumayan buat tambahan beli rokok,” keluhnya.

Diusianya yang menginjak 58 tahun, Sutarno hanya berharap statusnya berubah dan dapat menikmati uang pensiun setelah masa kerjanya habis.

“Mudah-mudahan ada titik terang barang kali. Dua tahun enggak apa, biar dapet uang pensiun kalau saya enggak jaga lagi,” harapnya.

Sementara, Kepala SD Mekarjaya 29 yang juga Sekertaris PGRI Kecamatan Sukmajaya, Yan Karyana menjelaskan, sejak akhir tahun 90-an belum ada lagi pengajuan pengangkatan penjaga sekolah menjadi PNS.

“Kami selalu mencoba mangupayakannya. Kebetulan Kepala UPT Sukmajaya juga ketua PGRI, ia pun tidak henti-hentinya mengupayakan, kita hanya bisa men-support data saja, masalah wewenangkan ada di pemerintah,” jelasnya.

Ia menjelaskan, proses pengajuan Sutarno menjadi PNS sudah dilakukan sejak ada K1 (Pendataan) dan K2 di tahun 2012. ”2012 kemarin ada K2, kami sudah memberikan datanya ke PGRI dan dari PGRI sudah diberikan ke Disdik Kota Depok,” Kata Yan.

Menurut data yang diperoleh dari UPT Sukmajaya, masih ada 47 penjaga sekolah honorer dari 53 sekolah SD Negeri di Sukmajaya. ”Yang memungkinkan memenuhin syarat yang diperlukan. Kami akan ajukan, karena penjaga sekolah sangat diperlukan, fungsi mereka luar biasa,” pungkasnya.

Ricky Juliansyah
Foto: Ricky



Pendidikan Terkini Terpopuler